Prediksi Indonesia 2030, senang atau waspada?
Ini blog kedua.
Orang sunda yang udah balik lagi ke sunda. dan sekarang lagi duduk di depan laptop ditemani air putih dan nasi padang yang sudah habis. Membuat tulisan saat sedang istirahat makan untuk mengisi waktu luang.
Menjadikan menulis sebagai hobi untuk menyalurkan pendapat tetapi tidak bisa berbicara masalah politik dan SARA, hanya berbicara sehari-hari saja (kalau bisa ........😉). Melihat keadaan yang terjadi sekarang ini terkadang kita hanya bisa diam. Meskipun di dalam hati kita ingin berteriak bukan untuk diri pribadi tapi negara indonesia yang kita cintai (nasionalismeku memang sangat kuat..hehe).
Dunia perpolitikan telah membelah negaraku menjadi dua bagian, pertanyaannya adalah apa manfaatnya?
Apakah dengan menjadi salah satu pihak dan membenci pihak lain kita akan menjadi lebih baik? ataukah malah menghancurkan negara Indonesia?
Kita diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima pada tahun 2030. Dengan prediksi ini merupakan sesuatu yang hebat ataukah kita harus waspada?
Prediksi ini dapat menjadi hebat ketika kita dapat menyamakan visi dan persepsi serta menyatukan langkah seluruh elemen yang ada untuk mencapai mimpi besar seluruh rakyat Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar yang dicita-citakan para Founding Father kita.
Kita bahkan bisa mengembargo diri sendiri dan masih bisa hidup dengan baik. Malah sepertinya kita akan menjadi lebih baik. KETIKA RAKYAT INDONESIA SADAR AKAN KEKUATANNYA maka apa yang akan terjadi? THAT IS THE BIG QUESTION.
Apakah kita akan menjadi ancaman bagi negara-negara lain? Mungkin itu juga yang harus dipertimbangkan sebelum kita ribut menjadi cebong dan kampret apakah sebaiknya kita menjadi saudara sebangsa yang akan membawa anak cucu kita menjadi tuan di negaranya sendiri.
Orang sunda yang udah balik lagi ke sunda. dan sekarang lagi duduk di depan laptop ditemani air putih dan nasi padang yang sudah habis. Membuat tulisan saat sedang istirahat makan untuk mengisi waktu luang.
Menjadikan menulis sebagai hobi untuk menyalurkan pendapat tetapi tidak bisa berbicara masalah politik dan SARA, hanya berbicara sehari-hari saja (kalau bisa ........😉). Melihat keadaan yang terjadi sekarang ini terkadang kita hanya bisa diam. Meskipun di dalam hati kita ingin berteriak bukan untuk diri pribadi tapi negara indonesia yang kita cintai (nasionalismeku memang sangat kuat..hehe).
Dunia perpolitikan telah membelah negaraku menjadi dua bagian, pertanyaannya adalah apa manfaatnya?
Apakah dengan menjadi salah satu pihak dan membenci pihak lain kita akan menjadi lebih baik? ataukah malah menghancurkan negara Indonesia?
Kita diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima pada tahun 2030. Dengan prediksi ini merupakan sesuatu yang hebat ataukah kita harus waspada?
Prediksi ini dapat menjadi hebat ketika kita dapat menyamakan visi dan persepsi serta menyatukan langkah seluruh elemen yang ada untuk mencapai mimpi besar seluruh rakyat Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar yang dicita-citakan para Founding Father kita.
Dream the impossible. See the invisible. Pursue the intangible. Achieve the incredible.
Namun hal itu juga dapat membangun kewaspadaan ketika posisi Indonesia yang strategis dilengkapi dengan sumber daya alam melimpah dengan warga yang telah menyadari perannya masing-masing, BAYANGKAN, We are the greatest country in Asia, We are the tiger of Asia. JUST IMAGINE IT, HOW FAR WE WILL GO?Kita bahkan bisa mengembargo diri sendiri dan masih bisa hidup dengan baik. Malah sepertinya kita akan menjadi lebih baik. KETIKA RAKYAT INDONESIA SADAR AKAN KEKUATANNYA maka apa yang akan terjadi? THAT IS THE BIG QUESTION.
Apakah kita akan menjadi ancaman bagi negara-negara lain? Mungkin itu juga yang harus dipertimbangkan sebelum kita ribut menjadi cebong dan kampret apakah sebaiknya kita menjadi saudara sebangsa yang akan membawa anak cucu kita menjadi tuan di negaranya sendiri.
Komentar
Posting Komentar